6.617 Orang Berebut Ingin Jadi Bintang Indonesian Idol 16 Januari 2012 13:00:39 6.617 Orang Berebut Ingin Jadi Bintang Indonesian Idol

Bantul, Jogjatrip.com -- Minat untuk menjadi bintang dalam Indonesian Idol luar biasa. Dalam audisi Indonesia Idol yang digelar di Gedung JEC pada Sabtu dan Minggu (14-15/1), sebanyak 6.617 orang baik pria dan wanita usia 17-30 tahun telah mendaftar untuk mengikuti audisi. Udara panas dan antrian panjang tak dihiraukan para peserta dalam proses daftar ulang. Dengan duduk di lantai atau membawa payung, peserta audisi harus bersusah payah untuk masuk ke dalam Gedung JEC.

Yogyakarta merupakan kota ke delapan dalam audisi Indonesian Idol setelah Palembang, Manado, Padang, Ambon, Medan, Surabaya dan Bandung. Perhelatan Indonesian Idol yang diselenggarakan oleh RCTI ini juga digelar dalam berbagai sistem penjaringan peserta, yaitu  School Audition, Street Audition, dan Online Audition. “School Audition di mana tim Indonesia Idol akan datang langsung ke SMA yang memiliki ekstrakurikuler/klub bernyanyi terbaik di masing-masing kota,” kata Clarissa Mediana, PR dan Promotion Fremantle Media ketika dihubungi Jogjatrip, Minggu (15/1).

Penjaringan dengan cara Street Audition akan diselenggarakan di pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, mall, dan restoran. Sedangkan Online Audition Indonesia Idol merupakan cara baru untuk mengikuti audisi Indonesian Idol 2012 tanpa datang ke lokasi. “Peserta cukup mengisi data pribadi dan menguplod video mereka di www.indonesian.idol.com dan video uplod itu dapat dilihat di www.youtube.com,” papar Chicha panggilan akrab Clarissa.

Menurut Chacha, untuk School Audition di Yogyakarta telah dipilih SMK Negeri 2 Bantul (SMM) sebagai salah satu sekolah yang mempunyai bakat dalam bidang musik. School Audition yang nantinya  menghadirkan Ahmad Dhani sebagai juri, akan memilih satu siswa untuk diberikan satu Golden Ticket dalam School Audition 2012.

Pada hari pertama Sabtu (14/1), peserta audisi mencapai 3.574 orang yang berasal dari berbagai kota. “Dari dulu saya ingin mengikuti audisi Indonesian Idol tapi karena jauh di Papua, baru hari ini saya punya kesempatan mendaftarkan di Yogyakarta,” kata Petra dari Sorong. Lain halnya dengan Hekso, lelaki dari Kebumen yang pernah mengikuti audisi pada 2010 lalu ini, kini harus ikut lagi. “Pada waktu itu saya belum terlalu matang dalam bernyanyi. Tahun kemarin saya belajar setiap hari dan tahun ini bisa lolos sebagai wakil Yogyakarta,” kata Hekso.*** (Teguh R Asmara)



Write your comment here !



dibaca : 171

Berita terkait


Data tidak ditemukan